Home / SLA Monitoring
SLA Monitoring

Pantau SLA dan Response Time WhatsApp Tim

Lihat chat yang belum dibalas, ticket yang hampir terlambat, dan performa response time agent dari satu dashboard sebelum pelanggan menunggu terlalu lama.

✓ Response time terpantau ✓ Alert ticket terlambat ✓ Performa agent terlihat
SLA AlertsLive
#TCK-2041Overdue

Komplain belum dibalas

Sudah 42 menit tanpa response. Perlu eskalasi supervisor.

#TCK-2042At Risk

Lead reseller menunggu follow up

Sisa 8 menit sebelum melewati target response time.

#TCK-2043On Track

Pertanyaan status order

Agent aktif menangani percakapan.

Dashboard PerformaToday
Avg Response6mLebih cepat dari target 10m
SLA Met84%Ticket selesai sesuai target
At Risk7Butuh follow up cepat
Overdue3Perlu eskalasi
Agent CS 0192%
Sales Admin71%
Support Shift48%
SLA terlihat real-time
Problem

Saat chat ramai, tim sering terlambat sadar ada pelanggan yang menunggu

Tanpa monitoring SLA, supervisor baru tahu ada masalah setelah pelanggan komplain, chat sudah lama tidak dibalas, atau prospek sudah kehilangan momentum.

1

Chat belum dibalas

Pesan penting bisa tertimbun dan tidak terlihat oleh tim.

2

Response time tidak terukur

Supervisor sulit tahu seberapa cepat agent membalas pelanggan.

3

Ticket terlambat disadari

Masalah baru terlihat saat pelanggan sudah menunggu terlalu lama.

4

Eskalasi lambat

Ticket penting tidak segera naik ke supervisor karena tidak ada alert.

5

Performa sulit dibandingkan

Tim sulit melihat agent mana yang cepat, lambat, atau butuh bantuan.

Solution

SatuInbox membantu supervisor melihat SLA sebelum terlambat

Dengan SLA Monitoring, setiap chat dan ticket bisa dipantau berdasarkan target response time. Tim dapat melihat ticket yang on track, hampir terlambat, atau sudah melewati SLA.

Chat Masuk Timer SLA Alert Eskalasi Report

Tim tidak perlu menebak chat mana yang urgent. Dashboard membantu menunjukkan prioritas berdasarkan waktu dan status percakapan.

How It Works

Cara kerja SLA Monitoring di SatuInbox

Step 01

Chat masuk dan tercatat

Setiap chat pelanggan masuk ke inbox tim dan waktu masuknya tercatat. Dari sini, tim bisa mulai melihat mana percakapan yang butuh respon cepat.

Chat masuk → Timer dimulai
Key Features

Fitur SLA yang membantu tim menjaga kecepatan respon

A

Response Time Tracking

Pantau waktu respon agent dari chat masuk sampai pelanggan menerima balasan.

B

SLA Status

Lihat chat yang on track, at risk, atau sudah melewati target response time.

C

Overdue Alert

Identifikasi ticket yang belum ditangani agar bisa segera difollow up.

D

Agent Performance

Lihat performa agent berdasarkan kecepatan respon dan penyelesaian ticket.

E

Escalation View

Ticket berisiko bisa dinaikkan ke supervisor sebelum menjadi komplain besar.

F

SLA Report

Gunakan data SLA sebagai bahan evaluasi operasional dan coaching agent.

Business Benefits

Tim lebih cepat merespon karena prioritas terlihat jelas

SLA Monitoring membantu bisnis menjaga pengalaman pelanggan, mengurangi chat yang menggantung, dan membuat supervisor lebih mudah mengambil keputusan saat operasional sedang ramai.

Chat terlambat lebih cepat terlihat

Tim bisa mengetahui percakapan yang butuh respon sebelum pelanggan kembali komplain.

Supervisor lebih mudah kontrol

Status SLA membantu supervisor melihat kondisi tim tanpa menunggu laporan manual.

Agent lebih accountable

Performa response time membantu agent memahami standar pelayanan yang harus dijaga.

Customer experience lebih konsisten

Pelanggan tidak dibiarkan menunggu terlalu lama karena tim punya indikator prioritas.

Use Cases

Gunakan SLA monitoring untuk percakapan yang sensitif waktu

Customer Service

Pantau pertanyaan dan komplain pelanggan agar tidak terlambat ditangani.

Sales Team

Jaga momentum lead dengan response time yang lebih terukur.

Admin Order

Pastikan chat order, pembayaran, dan pengiriman tidak tertunda terlalu lama.

Supervisor

Lihat ticket yang hampir melewati SLA dan lakukan eskalasi lebih cepat.

Owner Bisnis

Pantau standar pelayanan tim tanpa harus membuka chat satu per satu.

Comparison

Apa bedanya monitoring manual dengan SLA Monitoring?

Monitoring manual membuat supervisor harus mencari masalah. SLA Monitoring membantu masalah terlihat sebelum terlambat.

Monitoring ManualSLA Monitoring SatuInbox
Supervisor cek chat satu per satuDashboard menampilkan status SLA percakapan
Ticket terlambat baru diketahui setelah ada komplainTicket at risk bisa terlihat lebih awal
Response time sulit dihitungResponse time agent bisa dipantau
Eskalasi dilakukan saat masalah sudah besarEskalasi bisa dilakukan sebelum SLA terlewati
Performa agent berdasarkan feelingPerforma agent dilihat dari data response time
Laporan pelayanan dibuat manualAktivitas SLA masuk ke dashboard dan report
FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

SLA Monitoring adalah fitur untuk memantau apakah chat atau ticket pelanggan ditangani sesuai target waktu respon yang ditentukan oleh bisnis.

Response time adalah waktu yang dibutuhkan agent untuk membalas pelanggan. SLA adalah standar atau target waktu layanan yang ingin dijaga oleh bisnis.

Ya. Supervisor dapat melihat ticket yang on track, berisiko terlambat, atau sudah melewati SLA sehingga bisa mengambil tindakan lebih cepat.

Cocok. Sales team bisa menggunakan SLA Monitoring untuk menjaga kecepatan follow up lead agar prospek tidak kehilangan momentum.

Ya. Aktivitas agent, response time, dan status ticket dapat dipantau sehingga supervisor lebih mudah melakukan evaluasi dan coaching.

Jaga response time WhatsApp tim tetap terkendali

Pantau SLA, ticket terlambat, response time, dan performa agent dari satu command center agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama.