Home / WhatsApp Ticketing
WhatsApp Ticketing

Ubah Chat WhatsApp Menjadi Ticket yang Terukur

Setiap chat pelanggan bisa punya status, penanggung jawab, histori, dan prioritas agar tim lebih mudah menindaklanjuti percakapan sampai selesai.

✓ Status ticket jelas ✓ Owner percakapan ✓ Follow up terpantau
Ticket QueueLive
#TCK-1024New

Cek status order pelanggan

Pelanggan menanyakan proses order dan estimasi pengiriman.

#TCK-1025Follow Up

Lead reseller minta paket harga

Butuh follow up sales sebelum prospek dingin.

#TCK-1026Priority

Komplain pengiriman tertunda

Perlu eskalasi ke supervisor dan update pelanggan.

Ticket DetailAssigned
#TCK-1026Priority

Komplain pengiriman tertunda

Pelanggan: Kak, paket saya belum sampai. Bisa dibantu cek?
Agent: Baik, saya cek dulu ya. Ticket ini saya teruskan ke supervisor.
OwnerAgent CS 01
StatusIn Progress
SLA18 menit
PriorityHigh
Setiap chat punya status
Problem

Chat WhatsApp ramai, tapi tidak semuanya selesai

Masalah terbesar bukan hanya banyaknya chat. Masalahnya adalah percakapan tidak punya status, prioritas, dan pemilik yang jelas.

1

Chat tidak punya status

Sulit membedakan chat baru, sedang diproses, perlu follow up, atau sudah selesai.

2

Follow up mudah lupa

Prospek, komplain, dan request pelanggan bisa tertinggal tanpa pengingat yang jelas.

3

Prioritas tidak terlihat

Chat penting bisa diperlakukan sama seperti chat biasa, padahal perlu respon cepat.

4

Eskalasi manual

Agent harus screenshot atau forward chat untuk meminta bantuan supervisor.

5

Laporan sulit dibuat

Bisnis sulit melihat berapa ticket selesai, tertunda, atau melewati SLA.

Solution

SatuInbox membuat setiap percakapan punya alur kerja

Dengan WhatsApp Ticketing, chat pelanggan tidak hanya dibalas. Setiap percakapan bisa dikelola sebagai ticket dengan status, owner, prioritas, histori, catatan internal, dan SLA yang bisa dipantau.

Chat Masuk Buat Ticket Assign Owner Follow Up Close Ticket

Tim tidak lagi hanya melihat chat sebagai daftar pesan. Setiap percakapan menjadi pekerjaan yang bisa dikendalikan sampai selesai.

How It Works

Cara kerja WhatsApp Ticketing di SatuInbox

Step 01

Chat masuk dari pelanggan

Pelanggan tetap menghubungi WhatsApp bisnis Anda. Tim tidak perlu mengubah kebiasaan pelanggan, yang berubah adalah cara percakapan dikelola di belakang layar.

WhatsApp → Inbox SatuInbox
Key Features

Fitur ticketing yang membuat operasional WhatsApp lebih rapi

A

Ticket Status

Tandai percakapan sebagai baru, diproses, follow up, pending, atau selesai.

B

Ticket Owner

Setiap ticket bisa memiliki agent penanggung jawab agar alur kerja lebih jelas.

C

Priority Level

Bedakan ticket biasa, penting, dan urgent agar tim bisa menentukan prioritas.

D

Internal Notes

Tambahkan catatan internal tanpa terlihat oleh pelanggan.

E

Escalation

Eskalasi ticket ke supervisor atau tim terkait tanpa kehilangan konteks percakapan.

F

SLA Tracking

Pantau ticket yang belum dibalas, tertunda, atau membutuhkan tindak lanjut cepat.

Business Benefits

Setiap percakapan lebih mudah dikontrol sampai selesai

WhatsApp Ticketing membantu tim mengubah chat yang sebelumnya hanya mengalir menjadi pekerjaan yang bisa diprioritaskan, dikerjakan, dipantau, dan ditutup.

Tidak ada chat menggantung

Setiap percakapan punya status sehingga tim tahu mana yang masih perlu ditindaklanjuti.

Owner lebih jelas

Setiap ticket bisa dikaitkan dengan agent tertentu agar tanggung jawab tidak kabur.

Prioritas lebih rapi

Ticket urgent bisa langsung terlihat tanpa harus mencari manual dari tumpukan chat.

Supervisor lebih mudah melihat masalah

Ticket yang lama terbuka, belum dibalas, atau butuh eskalasi bisa dipantau dari dashboard.

Use Cases

Gunakan ticketing untuk percakapan yang butuh tindak lanjut

Komplain pelanggan

Kelola komplain dari awal sampai selesai tanpa kehilangan histori.

Follow up sales

Pastikan lead yang belum closing tetap punya status dan jadwal tindak lanjut.

Request order

Pantau pertanyaan order, pembayaran, pengiriman, dan perubahan pesanan.

Eskalasi supervisor

Ticket penting bisa diteruskan tanpa harus screenshot chat satu per satu.

After sales support

Kelola bantuan pelanggan setelah pembelian dengan alur yang jelas.

Comparison

Apa bedanya chat biasa dengan WhatsApp Ticketing?

Chat biasa hanya menampilkan percakapan. Ticketing membantu bisnis melihat pekerjaan di balik percakapan.

Chat WhatsApp BiasaWhatsApp Ticketing SatuInbox
Chat hanya berupa daftar pesanSetiap chat bisa dikelola sebagai ticket
Status percakapan tidak jelasTicket punya status seperti new, progress, follow up, pending, dan done
Tanggung jawab agent sulit dilihatTicket bisa di-assign ke owner tertentu
Prioritas sulit dibedakanTicket bisa diberi prioritas sesuai urgensi
Eskalasi sering dilakukan manualEskalasi bisa dilakukan tanpa kehilangan konteks
Sulit melihat ticket tertundaSupervisor bisa memantau ticket terbuka dan SLA
FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

WhatsApp Ticketing adalah cara mengelola chat WhatsApp pelanggan sebagai ticket yang memiliki status, penanggung jawab, histori, prioritas, dan tindak lanjut yang bisa dipantau.

Chat biasa hanya berisi percakapan. Ticket membantu tim memahami status pekerjaan di balik percakapan, seperti siapa owner-nya, apakah perlu follow up, apakah sudah selesai, atau perlu eskalasi.

Ya. Ticketing sangat cocok untuk customer service yang menangani komplain, pertanyaan order, after sales, dan percakapan yang membutuhkan tindak lanjut sampai selesai.

Bisa. Setiap ticket dapat diberikan ke agent yang bertanggung jawab, sehingga supervisor dan tim lebih mudah melihat siapa yang menangani percakapan tersebut.

Ya. Supervisor dapat memantau ticket terbuka, ticket pending, ticket yang butuh follow up, dan percakapan yang melewati SLA dari dashboard SatuInbox.

Jadikan setiap chat WhatsApp lebih mudah ditindaklanjuti

Kelola percakapan pelanggan sebagai ticket dengan status, owner, prioritas, histori, dan SLA yang bisa dipantau dari satu command center.